SejarahTanbih & ToreqatTausiyah


 

Anda pengunjung ke :

 

Berita Pesantren


KUNJUNGAN PANGERSA ABAH
KE PONDOK PESANTREN AZZAINIYAH SUKABUMI

Keluarga yang sedang menuggu hidangan

Pangersa Abah berserta keluarga besar Pondok Pesantren Suryalaya hari Sabtu, (26/6) berangkat dari Suryalaya menuju Pondok Pesantren Azzainiyyah di Sukabumi. Iring-iringan kendaraan yang berjumlah 10 mobil ini membawa kurang lebih 40 orang yang terdiri dari putera-puteri, menantu, cucu serta cicit Beliau. Rombongan meninggalkan pondok sekitar pukul 09.30 pagi WIB. Jauhnya perjalanan yang harus ditempuh (Tasikmalaya-Bandung-Cianjur-Sukabumi) ini membuat H. Baban sebagai ketua rombongan menghentikan iring-iringan di salah satu Rumah Makan Sunda di daerah Bandung untuk ISHOMA (istirahat, sholat dan makan) kemudian melanjutkan perjalanannya kembali.

Kira-kira pukul 16.00 WIB. Pangersa Abah dan keluarga tiba di Pondok Pesantren Azzainiyah pimpinan KH. Zezen Zaenal Abidin Bajul Asyhab ini dengan sambutan yang luar biasa. Para santrinya, sudah dipersiapkan disepanjang jalan menuju pondok sambil mengumandangkan sholawat Nabi. Sementara itu, ratusan Ikhwan dan Akhwat yang sudah berkumpul di halaman depan pondok pun tak mau ketinggalan untuk melihat Pangersa Abah yang telah menginjakkan kakinya di tanah Pondok Pesantren Azzainiyah, Sukabumi ini. Rombonganpun kemudian dipersilahkan untuk menempati ruangan yang telah disediakan oleh panitia.

Bupati Sukabumi yang tengah diterima di rumah pak Jejen
Pangersa Abah yang sedang berdo'a untuk para Ikhwan
Pangersa Abah yang diapit oleh Pak Jejen dan Ibu Hj. Nuryani

Pangersa Abah beserta rombongan, datang ke Pondok Pesantren Azzainiyah pimpinan salah seorang Wakil Talqin TQN PPS. ini, dalam rangka memenuhi undangannya seperti Maulid Nabi Muhammad SAW. Manaqib dan Miladnya yang ke-26. Disamping itu "Pak Jejen" sebutan Kiyai yang lahir di Sukabumi tahun 1955 itu ingin mengadakan syukuran atas usia pernikahannya yang ke-25 tahun dengan Hj. Nuryani serta syukuran atas pernikahan kedua putranya Ust. Aah Abdul Azis dengan Usth. Lenti S. serta Ust. Aang Abdullah dengan Usth. Neng Kurnia. Setelah beristirahat beberapa saat, Pangersa Abahpun memberikan waktu dan kesempatan kepada para Ikhwan dan Akhwat yang hadir pada saat itu untuk bermusofahah. Tapi sayang, mengingat kondisi Abah yang masih cape tidak semua Ikhwan bisa bertemu langsung dengan Beliau. Akhirnya Abahpun memanjatkan do'a untuk semuanya lebih khusus lagi untuk "Pak Jejen" sekeluarga.

Diantara para tamu undangan yang datang, tampak juga Bupati Sukabumi, Drs. H. Maman Sulaeman yang tiba pukul 16.35 WIB. Sama halnya dengan tamu undangan yang lain, bapak Bupati yang telah mencicipi jamuan yang telah disediakan pribumi ini langsung menemui Abah yang sedang beristirahat di kamar. Setelah dirasakan cukup, pukul 17.07 WIB. Pangersa Abah dan rombongan berpamitan untuk pulang kembali ke Suryalaya. Senandung Shalawat Nabipun berkumandang mengiringi kepergian Beliau beserta keluarga meninggalkan Pondok Pesantren Azzainiyah. Sebelum langsung menuju Suryalaya Abah beserta keluarga singgah dulu untuk menunaikan shalat Maghrib dan Isya (Jama Takhir) di rumah salah satu putrinya Hj. Nia Suwenda, yang sudah lama tinggal di Sukabumi. Dini hari (pk. 24.00), Pangersa Abah beserta rombongan Alhamdulillah, telah tiba kembali di Suryalaya dengan selamat.

Santri Azzainiyah yang tengah bersholawat
Sambutan Pangersa Abah yang sedang dibacakan oleh H. Baban
Pembacaan ayat suci al-Quran oleh qori Internasional, H. Abdul Aziz

Sementara itu, amanat Beliau dibacakan esok harinya (Minggu, 27/6) oleh H. Baban Ahmad Jihad yang berangkat dari Suryalaya sekitar pukul 13.00 WIB. setelah pagi hari sebelumnya rombongan Yayasan Serba Bakti telah berangkat menuju Sukabumi untuk menghadiri undangan pula. Didalam sebagian sambutannya yang dibacakan pada acara puncak malam hari sekitar pukul 20.30 ini, Pangersa Abah menyampaikan ucapan selamat kepada Keluarga "Pak Jejen" beserta keluarga dan berdo'a semoga dapat membangun keluarga yang sakinah mawadah warohmah. Selain itu point-point penting lainnya :

  1. Pondok pesantren diharapkan terus meningkatkan sumber dayanya baik sumber daya manusia maupun sumber daya dana demi kelancaran program.
  2. Senantiasa terus bersyukur atas segala nikmat dan rahmat yang telah diberikan Allah Swt. dengan melaksanakan amal ibadah seperti shalat fardhu berjama'ah dan shalat sunatnya, dzikir, khataman maupun manaqiban.
  3. Mencontoh Rasulullah dalam akhlaqnya dengan memperbanyak ibadah dan dzikrullah.

Pada malam acara puncak ini, diantaranya dihadirkan kreasi seni para santri pondok pesantren Azzainiyah, sambutan-sambutan diantaranya oleh Ketua Yayasan Serba Bakti, pembacaan ayat-ayat suci al-Qur'an oleh qori Internasional H. Abdul Aziz dan ceramah agama oleh KH. Wahfiuddin dari Jakarta.