| Manaqib | ||||
| Manaqib adalah suatu bentuk kegiatan khidmat
amaliah dan ilmiah, dan sudah melembaga dan membudaya di tengah sebagian
besar masyarakat Islam Indonesia. Terutama sekali di kalangan ikhwan Thariqah
Qadiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya. Kegiatan khidmat
itu merupakan bagian pengamalan dan pengenjawantahan dari Thariqah Qadiriyah
Naqsabandiyah. Pelaksanaannya secara rutin sesuai dengan jadwal waktu
yang telah ditentukan bertempat di majlis-majlis manakiban dan khotaman. Manaqib itu sendiri berasal dari bahasa Arab, dari lafad “manqobah” yang berarti : kisah tentang kesolehan dan keutamaan ilmu dan amal seseorang. |
||||
![]() Suasana Manaqib di Pondok Pesantren Suryalaya Tempo Dulu |
||||
Syaikh Abdul Qodir Jaelani pernah berkata : "Dimana
saja dibacakan manaqib-ku aku hadir padanya". Oleh karena itu
pada waktu pelaksanaannya para ikhwan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah
Pondok Pesantren Suryalaya harus hadir untuk mengikuti jalannya kegiatan
tersebut. |
||||
![]() Silahturahmi dengan Abah Anom |
||||
Demikianlah pelaksanaan manaqib, yang dapat menciptakan dan mewujudkan kondisi dinamis, serta tata nilai yang berharga, untuk itulah perlu adanya usaha yang sungguh-sungguh dan terus menerus dikembangkan dan dilestrarikan dari generasi yang satu ke generasi berikutnya. |
||||
![]() Tampak ikhwan sedang menikmati makan malam yang disediakan oleh Pondok Pesantren Suryalaya |
![]() Ikhwan yg datang pada saat Manaqib, datang dari berbagai daerah di Indonesia |
|||
|
||||