PERINGATAN IDUL ADHA 1424 H & MANAQIB BULAN ZULHIJJAH


Setelah selesai melaksanakan Shalat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan Shalat Sunnat Lidaf'il Bala-i dan khotaman, gemuruh takbirpun berkumandang diiringi pukulan irama beduk bertalu-talu. Para santri dan Ikhwan yang hadir di Mesjid Nurul Asror Pondok Pesantren Suryalaya dengan penuh khidmat mengumandangkannya sampai menjelang Shubuh tiba meskipun hujan rintik-rintik membasahi tanah Suryalaya.

Shalat Shubuh berjamaah yang dilanjutkan dengan Dzikir, Takbir, Shalat sunnat Isyroq, Isti'adzah, dan Istikhoroh dilaksanakan sebelum Shalat sunnat Idul Adha pada pukul 06.00 WIB. Dalam Khutbahnya KH. Zaenal Abidin Anwar menyampaikan kembali hikmah berqurban yang diawali dengan kisah Nabi Ibrahim As. dengan puteranya Nabi Ismail As. (Q.S. Ash-Shaaffaat : 102). Lanjut Beliau, bahwa Allah Swt. akan menguji keimanan seseorang dengan perintah yang diberikannya. Apakah cinta kepada makhluknya melebihi cinta kepada-Nya. Cinta kepada Allah Swt. harus dibuktikan dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya. Seperti menunaikan shalat dengan khusyu dan dengan berqurban; "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah" (Q.S. al-Kautsar : 2).

Pangersa Abah sedang mendengarkan Khutbah di Madrasah
Para Ikhwan sedang bermusofahah dengan Pangersa Abah

Shalat merupakan tiang agama (As-Sholatu imadu al-diin) yang merupakan indikator keberagamaan seseorang. Shalat ini harus dilaksanakan dengan penuh kekhusyuan. Hanya dengan dzikrullah hati akan mampu khusyu, tidak lain bahwa dzikir tersebut adalah dzikir Jahar dan dzikir Khofi yang sudah ditanamkan oleh Syaikh Mursyid kita. Kemudian Khotibpun menutup khutbahnya untuk dilanjutkan kepada khutbah yang ke dua. Setelah pembacaan khutbah ini selesai para jama'ahpun saling bersalaman. Sementara di luar mesjid para Ikhwan langsung membuat antrian di depan Madrasah untuk bermushofahah dengan Pangersa Abah.

Sekitar pukul 09.00 pagi WIB setelah selesai melaksanakan shalat sunat Idul Adha masyarakat terutama anak-anak beramai-ramai menuju tanah lapang yang jaraknya kurang lebih 100 m dari pondok pesantren untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang berjumlah 10 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Dalam gambar terlihat H. Dudun Nursaiduddin Ar. sedang memimpin do'a agar qurban yang telah dipersembahkan diterima oleh Allah Swt. Panitia yang sibuk mengurus pembagian daging kurban ini baru selesai melaksanakan tugasnya menjelang shalat dzuhur. Dan masyarakat (1000 Kepala Keluarga) yang sudah sejak lama menunggu akhirnya membuat antrian panjang di depan Baitul Maal untuk menukarkan kupon yang telah mereka dapatkan dengan daging kurban.
Mempersiapkan hewan kurban
H. Dudun Nursaiduddin Ar. sedang memimpin do'a
Memotong hewan qurban
Masyarakat sedang mengantri
Mayarakat sedang menerima daging qurban

Menjelang shalat Ashar sedikit demi sedikit Ikhwan yang berasal dari berbagai daerah telah sampai di Pondok Pesantren Suryalaya untuk mengikuti Manaqib esok harinya. Jumlah Ikhwan yang menghadiri Manaqib bulan Zulhijjah ini melebihi dari bulan sebelumnya. Adapun yang bertugas pada Manaqib bulan Zulhijjah ini adalah :

1. Pembacaan Al-Qur'an
: KH. Drs. Jujun Junaedi
2. Tanbih
: KH. Drs. Sandisi
3. Tawasul
: KH. Aang Muhaeminul Aziz
4. Manqobah
: KH. Mustofa
5. Khidmat Ilmiah Manaqib
: KH. Drs. Arif Ichwanie As.