PERINGATAN MILAD PONDOK PESANTREN SURYALAYA KE 110
RESMI DIBUKA

Suryalaya, Senin (24/08/2015). Rangkaian memperingati Milad Pondok Pesantren Suryalaya ke-110 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Asisten Daerah III (ASDA III) Propinsi Jawa Barat. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, Tanbih, Tawasul dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia HUT Pondok Pesantren Suryalaya ke 110 yang disampaikan oleh Ir. H. Duddy Djumahana, M.Si.

Dalam sambutanya, Dudddy menyampaikan salah satu tujuan Milad kali ini adalah untuk memperkuat konsolidasi dikalangan ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya. Setelah laporan Ketua Panitia, dilanjutkan dengan sambutan Pengemban Amanah Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya yang disampaikan oleh KH. Zaenal Abidin Anwar, ditutup dengan sambutan Bapak Gubernur Jawa Barat sekaligus membuka acara peringatan Milad dan Bazar secara resmi.
Dalam kata sambutannya, Bapak Gubernur menyampaikan apresiasi yang setingginya kepada Pondok Pesantren Suryalaya yang sejak berdirinya tahun 1905 telah mampu memberikan sumbangan yang berarti untuk pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Saat ini, lanjutnya Bapak Gubernur, Indonesia sedang mengalami darurat narkoba. Pondok Pesantren Suryalaya dengan Inabahnya, telah mampu menyadarkan banyak orang terutama para remaja yang mengalami kenakalan karena naroktia. Maka dalam keyakinan saya, kalau Indonesia ingin mengalami Revolusi mental, harus diawali dengan penyadaran diri melalui metode Tarekat Qodiriyyah Naqsyabandiyyah Pondok Pesantren Suryalayaā€¯.

Hadir dalam upacara pembukaan ini yaitu Bupati Tasikmalaya Bapak H. UU Ruzhanul Ulum, SE, Jajaran Muspida Kabupaten Tasikmalaya, Muspika Kecamatan Pagergageung, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya, para siswa, santri, mahasiswa yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya.
Setelah selesai mengikuti rangkaian acara pembukaan MILAD di Arena Bazar Lapang Jamilega Desa Tanjungkerta, para tamu kemudian beranjak menuju Komplek Pondok Pesantren Suryalaya untuk beramah tamah dengan Keluarga Pangersa Abah Anom. Tibanya di madrasah para tamu disambut oleh H. Baban Ahmad Jihad S.B. Ar. (Salah seorang putra Pangersa Abah Anom).







NATURA, BENTUK KESETIAAN PARA MURID KEPADA MURSYID

Setelah resmi dibuka acara Milad Pondok Pesantren Suryalaya ke 110 (Senin, 24/08/2015) oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Asda III Propinsi Jawa Barat di Lapang Jamilega Desa Tanjungkerta Kecamatan Pagerageung, kegiatan pawai natura pertama dilaksanakan pada siang harinya pukul 13.00 WIB.
Rombongan pertama pawai natura para ikhwan/akhwat dari Dusun Guranteng, Kampung Lewihalang, Kampung Harentang, Kapung Parung, Kampung Towel dan Kampung Cikadu Desa Guranteng. Lebih kurang 1500 orang masyarakat tumpah ruah di Pondok Pesantren Suryalaya dengan membawa hasil tani, ternak, dan lain-lain.
Menurut salah seorang sesepuh Kampung, Natura ini kami persembahkan sebagai wujud kesetiaan kami (murid) kepada guru Mursyid. Rombongan dan persembahan bawaan peserta pawai natura diterima langsung oleh Pangersa Ummi (Hj. Yoyoh Sopiah) mewakili keluarga Pondok Pesantren Suryalaya.



Penyerahan Lukisan dari salah seorang Ikhwan
Pawai Natura dari Dusun Parung
Pawai Natura dari Dusun Harentang Desa Guranteng
Pawai Natura dari Kp. Leuwihalang Desa Guranteng
Pawai Natura dari Dusun Tewel Desa Guranteng
Pawai Natura dari Kp. Cikadu



JELANG WISUDA, SANTRI TKA/TPA/MDT NURUL ASROR PAWAI TAARUF

Suryalaya, Minggu (23/08/2015). Pukul 07.00 WIB, suasana komplek Pondok Pesantren Suryalaya terasa ramai. Selain dipenuhi oleh para tamu yang akan bersillaturhami (ngaras), juga tampak hadir para santri TKA/TPA/MDT Nurul Asror Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya. Sebanyak 150 santri yang didampingi para usatdz/ah-nya sudah siap dengan baju toga, untuk mengikuti pawai taaruf sebagai rangkaian kegitan wisuda pada tanggal 27 Agustus 2015 nanti.

Kegiatan diawali acara sillaturhami (ngaras) dengan Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya, yang diwakili oleh H. Baban Ahmad Jihad S.B.Ar. dilanjutkan ziarah ke makam Syaikh H. Abdullah Mubarok bin Nur Muhamad ra. (Abah Sepuh) dan Syaikh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin ra. (Abah Anom), dipimpin oleh Ustadz Ida Komala, S.Ag. (Kepala TKA/TPA/MDT).
Rute yang dilewati para peserta pawai taaruf yaitu Desa Sindangherang, Golat, Panumbangan, Ciawi, Cicalung, dan berakhir di arena pameran dan bazar HUT Pondok Pesantren Suryalaya ke 110.