SejarahTanbih & ToreqatTausiyah


 

Anda pengunjung ke :

 

Khidmat Manaqib


KH. ZEZEN ZAENAL ABIDIN BAZUL ASYHAB
(Masjid Nurul Ulum - Pebruari 2009)

Seseorang baru tahu bahwa orang lain telah menghargai dirinya tapi dirinya belum tahu cara menghargai orang lain. Lalu bagaimana caranya kita bisa menghargai orang lain?. Cari kelemahan kita dari orng lain dan cari kelebihan orang lain daripada kita, baru kita bisa menghormati dan menghargai orang lain..

Tidak ada orang yang tidak sengaja dibuat oleh Alloh tapi semuanya manusia diciptakan oleh Alloh dengan mengemban satu tugas yaitu beribadah, "wama kholaqtul jinna wal ingsa illa liya'budun". taqwa dengan sebenar-benarnya taqwa. yang sudah iman laksanakan taqwanya yang belum iman harus iman dulu..

Semua manusia bertugas untuk taqwa dan ibadah. Tetapi untuk mengerjakan ibadah itu banyak halangannya banyak gangguannya. Penghalang ibadah menurut Imam Al-Ghozali ada empat yaitu :

  1. Diri Sendiri (nafsu).
  2. Kebendaan, bukan bendanya, kalau bendanya disuruh oleh Alloh untuk ibadah tetapi yang menggunakan benda itu yang tidak bisa menggunakannya untuk ibadah. Kita sedang di kantor, sedang bekerja, rapat, atau yang lainnya, kita sedang mencuci mobil, mencuci motor, sedang mengurus ini mengurus itu, tetapi ketika itu terdengar suara adzan tapi kita tidak segera meninggalkan pekerjaan tersebut untuk melaksanakan ibadah maka kita belum mampu untuk melaksanakan kewajiban kita sebagai manusia yaitu ibadah.
  3. Sesama manusia (istri, suami, orang tua, mertua, anak, saudara, teman, majikan dan lain sebagainya). Kalau kita belum bisa mengalahkan mereka hanya untuk beribadah kepada Alloh maka kita belum bisa melaksanakan kewajiban kita sebagai manusia yaitu beribadah.
  4. Syetan.
.

Bagaimana caranya kita melawan penghalang-penghalang tersebut? Apakah nafsu dapat dilawan dengan pidato? Siapa yang bisa melawan nafsu dan syetan? Hanya Alloh yang bisa melawan penghalang-penghalang itu, karena Alloh yang menciptakan mereka. Selanjutnya bagaimana caranya supaya kita mendekati Alloh yang akhirnya supaya Alloh bisa membantu kita melawan nafsu, kebendaan, sesama makhluk, dan syetan. Menurut Al-Quran dan hadits rasul untuk mendekatkan diri pada Alloh hanya dengan dzikir..